My Home

Tampilkan postingan dengan label One for me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label One for me. Tampilkan semua postingan

Rabu, April 13, 2011

SHINee FF [One for Me- part 3]



Title :One for Me
Author : Kunang-kunang di taman (?)
Main Cast : Choi Ryeo Gi as YOU
Choi Min Ho
Lee Jinki
Lee Taemin
Support Cast :
Length : sequel
Genre : romance, life, sad (?)
Rating : PG-15

Previous Part

“Maaf, anda kerabatnya Alm. Choi Hyun Ki” suara seseorang dibelakangnya mengagetkannya, tapi dia lebih kaget lagi ketika berbalik dan mendapati seorang yeoja berponi dengan rambut ikal digerai memandangnya, dia menggunakan syal yang dilingkarkan di lehernya. Syal yang sangat dikenalinya. Ia benar-benar merasa tidak percaya

‘kamu....”

“Ommo...” yeoja di belakangnya terlihat lebih kaget, dan mundur selangkah “andwee, tidak mungkin...”

New Part

“Hyun ki?”

Minho membeku sejenak sambil menatap yeoja di belakangnya, lalu namja itupun dengan agak tergesa berdiri menghadap yeoja itu.

“Choi Min ho imnida” ujar Minho sambil sedikit menunduk

“Ah..eh... mianhae ...aku pikir ... sudahlah lupakan” Ryeo gi menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ya Tuhan, mana mungkin dia itu Hyun Ki? Memang sih wajahnya mirip tapi penampilannya sangat berbeda dengan Hyun Ki yang aku kenal....

Minho dapat merasakan yeoja di hadapannya benar-benar membuatnya terpesona, entah karena efek dari cahaya matahari sore yang menjadi latar yeoja itu atau karna angin sepoi-sepoi yang sesekali menggerakkan rambutnya yang berkilauan tertimpa cahaya matahari. Dahinya yang terlihat berkerut karena bingung malah membuat cowok itu tersenyum, dan yeoja itu juga tersenyum manis menunjukkan lesung pipit yang sangat namja itu sukai. Ryeo Gi membawa bunga edelweiss dan kotak berwarna coklat. Min Ho tidak pernah menyangka kalau Ryeo Gi itu menjadi jauh lebih cantik dibanding dulu, seandainya mungkin... pasti ia telah memeluknya.

“Mianhae, ngagetin ya?”

“eh, gwenchana, kau mau menziarahi makam ini? silahkan...” Min Ho menundukkan wajahnya, ia bisa merasakan kerinduan dalam hatinya membuncah, setelah berpisah selama lebih dari 3 tahun dia pikir akan biasa-biasa aja perasaanya kalau bertemu tapi ia salah, bahkan ia merasa perasaanya pada yeoja di hadapannya lebih besar dibanding dulu. Min ho pelan-pelan memberanikan dirinya melihat Ryeo Gi melangkah ke arah nisan di depannya yeoja itu memegang nisan bertuliskan Choi Hyun Ki sambil tersenyum pahit. Yeoja itu pun terpejam beberapa saat, sambil mulutnya sesekali berbisik kecil. Tak sampai lima menit, yeoja itu membuka matanya.

“Hyun Ki, happy valentine day! Ini bunga edelweiss kesukaan kamu” Setelah menatap sebentar ke pusara, Ryeo Gi itu menoleh ke arah pemuda di belakangnya yang masih duduk terdiam, Ryeo Gi pun ikut berdiri.

“Kamu temannya Hyun Ki? Atau saudaranya? Choi Ryeo Gi imnida” ucap Ryeo gi sambil itu mengulurkan tangannya.

“Aku adik tirinya Hyun Ki, nama ku Min Ho, salam kenal Ryeo gi” Min Ho menjabat tangan Ryeo Gi sekilas.

“Min Ho? O iya dulu Hyun Ki pernah cerita kalau dia punya saudara beda ibu yang tinggal di luar negeri, tapi dia gak cerita banyak, eh tapi dari gaya bicaramu, bahasa korea kamu bagus banget.

“Jincca? Kalau kamu sendiri, bagaimana bahasa Inggris mu?” Min Ho agak penasaran karna ia tahu Ryeo Gi itu paling lemah sama pelajaran satu ini

“Iya! Sebaliknya aku, bahasa Inggris ku masih kacau balau, huh,,, mau siapapun guru yang mengajar, emang cuman dia yang bisa membuat aku mengerti” Ryeo Gi menatap pusara disebelahnya sekilas “haha, becanda kok, pasti aku bisa! Jadi kalau udah bisa bahasa Inggris kamu harus ajak aku ke luar negeri”

“Boleh kok, tapi kamu aku simpen di peti kemas ya! ”

Ryeo Gi tertawa” haha.. ada-ada aja, eh kita nyambung ya!”

Min ho bimbang sesaat, dia tahu semakin dia lama dengan Ryeo Gi ini, perasaannya bakal sulit dikendalikan. Tapi Min ho bener-bener penasaran apa hubungan Onew dan Ryeo Gi baik-baik aja, baiklah, kalau begitu mungkin dia harus memastikan ...

“Ryeo gi, sebenarnya baru beberapa hari ini aku pindah dari Paris, aku belum kenal banyak orang disini” Minho terdiam sejenak “Ah,, maksudku maukah kau mengantarkan ku ke beberapa tempat di sekitar seoul?”

“Tentu!, eh..”

“Waeyo?”

Ryeo Gi menajamkan pendengarannya karena ia merasa ada suara.

KRIUKKK KRIUKKKKK~~~

Kali ini Min ho juga mendengarnya, suara yang tak lain adalah suara dari perutnya sendiri. Begitu menyadarinya, namja itu langsung menutup mukanya

“Hahahahahahha.... ketahuan deh aku lagi kelaperan”

“Hahahahahahhaha.. gwenchana” Ryeo gi ikut tertawa kecil, lalu yeoja itu tampak teringat sesuatu dan langsung sibuk mengambil sesuatu dari tasnya.

“Ini! Ryeo Gi menyodorkan sekotak coklat “makan aja ini, tapi gak terlalu manis soalnya itu dark chocolate. Temanku sukanya yang itu, dia bilang ‘dark chocolate adalah coklat yang paling banyak kandungan gizinya dibanding coklat lain’ tapi teman aku pasti gak papa coklatnya dikasih kamu, soalnya dia tidak bisa makan ini.

Min Ho terasa dihantam, itu kata-katanya bertahun-tahun lalu, apa mungkin itu coklat buat Hyun Ki? Buat dirinya? Min ho memakan sepotong coklat yang rasanya sangat lezat baginya “temanmu itu, apakah dia sakit gigi?”

Ryeo Gi terdiam sejenak “tidak, ia sudah tidak merasa sakit lagi, gimana rasanya? Pasti kalah dengan yang ada di Paris ya?”

“Memang”

“Hah?! Yaaah... tapi emang seperti itu si, rasa coklatku masih kalah sama buatan luar”
“mas-issneun”#enak sekali#

Ryeo Gi merasa wajahnya menghangat, haduuuhhh... kok bisa ya namja di depannya tersenyum begitu manis? Mirip dengan senyum Hyun Ki, pikir Ryeo Gi, senyum yang sangat dirindukannya “Gomapta”

”Hmm.. bisa nggak kamu bantu aku sekali lagi? Aku lapar, kamu tau tempat makan yang enak? “

“Boleh! Aku juga laper nih... kamu mau makan apa?”

“Whatever.. as long is u’re recommend”

“Owhh... Ok Min Ho, I believe u woldn’t regret my choice for u!”.

“Ok, let’s go!”

“Wait a moment” Ryeo Gi menatap makam Hyun Ki sekali lagi dengan tatapan sedih, tapi kemudian Ryeo Gi itu tersenyum pahit dan berbisik“aku pergi dulu ya Hyun Ki, aq bahagia banget karna saudara mu dateng, aq merasa bertemu kamu lagi”

Min Ho yang mendengar kata-kata Ryeo Gi merasa lidahnya kelu, apa yang dilakukannya selama ini benar? Pura-pura mati demi kebahagiaan Ryeo Gi, yeoja yang dicintainya? Apakah ini sudah benar?

“Waw... this is amazing! Really good idea, makan seafood disini mana sambil ngelihat laut!, bentar lagi waktunya matahari tenggelam kan?”

Mereka berdua berada di restaurant seafood yang berada di pinggir pantai. Jam masih menunjukkan angka 5 sore tapi ternyata tempat itu memang lagi penuh-penuhnya, untung saja mereka masih kebagian tempat yang strategis dan menjorok ke laut. Tapi ada satu yang dilupakan Ryeo Gi, yang baru disadarinya setelah dia duduk dan melihat sekelilingnya.

“Ryeo Gi, gwenchanayo? Kamu mau pesen apa?” tanya Min Ho sambil entah sengaja atau tidak menggenggam jemari tangan yeoja itu “kalau aku mau udang asam manis, ikan kakap bakarnya barengan aja ya?!”

“o..ohh.. sama aja” Ryeo Gi menjawab asal

“Are you sure? Udang asam manis loh?” Min Ho yang tau dengan jelas kalau Ryeo Gi alergi dengan udang, keceplosan, dia lalu menutup mulutnya”ohh...kalau.”

“Ehhh..aku alergi udang!!.. cumi saus tiram aja sama es jeruk, udah”

Waiter pun mencatat pesanan mereka dan mengulangnya sekali lagi, lalu ia pun beranjak pergi.
Ryeo Gi baboya! Umpat yeoja itu dalam hati, kenapa ia tidak ingat kalau sekarang hari valentin? Semua tamu yang datang disini berpasangan, dan lagi dengan tambahan penerangan lilin di cafe ini plus mawar dan hiasan cantik berbentuk hati membuat atmosfernye berbeda, sangat romantis. Ryeo Gi tidak mau melihat ke arah pasangan-pasangan yang dimabuk cinta itu, bikin ngiri aja, sedangkan dia disana dengan seorang yang baru ditemuinya?! Kalau Onew tahu...

“Kamu tampak cemas, waeyo?”

“Ehh.. gwenchana” Ryeo Gi merasa lega karena setidaknya Min Ho biasa saja “ahh... lihat! Sebentar lagi mataharinya mau tenggelam! Eh..?”

“Hehe.. maaf aku foto kamu tiba-tiba, tapi bagus kan?” Min Ho memperlihatkan layar i-phonenya, tampak seorang yeoja yang wajahnya bersinar ditimpa cahaya matahari.

“Ahhh.... iya bagus! Hehe..”

Matahari pun terbenam dan sekarang penerangannya agak berkurang karena hanya lilin saja, dan suasana pun makin terasa romantis, mau nggak mau Min Ho merasakannya juga.

“Wahh... kayaknya aku telat nyadar, tempat ini dipenuhin pasangan semua ya? Serius loh, aku baru inget ini hari valentin!” kata cowok itu sambil menyendokkan udang ke saus asam manis.

“Oh ya?” Ryeo Gi tertawa kecil “sebenernya juga aku baru nyadar, padahal tadi pagi inget hehe... jangan-jangan mereka nganggap kita pasangan juga? Haha”

“Hoho mungkin,,, eh.. tapi nggak papa nih? Aku ngelewatin malem ini sama kamu? Pacar kamu marah dong?”

“Ohh...” Ryeo Gi terdiam “Enggak papa, dia sibuk” Ryeo Gi memberi jawaban singkat, dia masih kesal sama Onew.
Tiba-tiba hp Ryeo Gi berdering, dan langsung diangkat oleh yeoja itu, tanpa dilihat siapa yang meneleponnya.

“Yoboseyo?”

“nugu?” Min Ho ikutan nimbrung, sepertinya lawan bicara di hp Ryeo Gi mendengarnya.

“Ryeo Gi ini aku, siapa tadi??”Suara yang sangat dikenalnya membuatnya terlonjak

Ryeo Gi memberi kode pada Min Ho untuk menunggu sebentar, cowok itu langsung ngeh kalau yang menelpon adalah Onew dan dia hanya menganguk lemah ketika Ryeo Gi beranjak pergi menjauhinya.

“Ryeo Gi, tadi suara namja kan? nugu?” Suara Onew seperti menahan emosi “Bukannya kamu bilang mau jalan sama Mi young aja?”

“Dia... dia namjachingunya Mi young kok, temen aku juga”

“Serius? Kok firasat aku gak enak? Tau gak aku mikir-mikir aneh seharian ini uring-uringan karna ga bisa ketemu kamu? Aku tu sampe mikir kamu ketemu cowok cakep terus malah candle light dinner sama dia. Haduuhhh... mianhae aku mikirnya aneh-aneh chagiya!”

“Hahahaha....” Ryeo gi tertawa garing, kalau saja Onew bisa melihat sedang sama siapa dia sekarang.. hwaa Ryeo gi tak mau memikirkannya >,< “gak mungkin kali aku kayak gitu, oya bentar lagi juga aku mau pulang”

“Ya udah, ntar maleman aku telpon lagi ya, mau ada fans sign dlu, ok? Bye-bye chagi, gomawo buat kiriman coklatnya hehe”

“hehehe... sudah sana kerja, terus cepet balik ke sini! Betah banget di negri orang!”

“Weeewkkk... biarin! Banyak fans aq disini, byeeeee... anneyonggg haha” hp pun dimatikan

“Namjachingu kamu?” tanya Min Ho basa-basi

“Nee.. hehe..”

Mereka pun kembali terdiam, sesekali Minho hanya tersenyum dan Ryeo gi membalas senyuman namja itu dengan ragu. Tapi untunglah suasana canggung itu tak berlangsung lama karena seorang pelayan yang menggunakan baju bermotif hati menghampiri mereka

“Kami enggak pesan ini kok!” Ryeo gi terlihat bingung ketika si pelayan malah menaruh secangkir besar es krim vanilla dengan topping saus coklat kacang dan strawberry di tengah meja. Di mangkuk besarnya terdapat dua sendok es krim yang gagangnya berbentuk hati.

“Oh,, ini gratis, servis dari restoran kami khusus kami berikan pada pasangan yang hari valentin ini candle light disini, kalau kalian mau, kalian juga bisa menggunakan dance floor yang ada disana” pelayan itu malah menunjukkan ke arah dance floor yang ternyata tidak jauh dari mereka. Ryeo gi hanya bisa menggigit bibirnya sambil menggaruk-garuk kepalanya melihat pasangan-pasangan yang sedang dansa itu.

“Nee.. gomawo” Min ho yang sadar situasi langsung memberi uang tip, dan pelayan pun berlalu. “Sudah, tidak usah kau pikirkan, kita kan hanya teman”

“Hahahahha nee...” ryeo gi jadi malu sendiri, refleks dia mengambil sendok es krim tapi bersamaan dengan itu Minho menahan tangan yeoja itu. Begitu melihat muka bingung yeoja itu, Min ho langsung melepaskan tangan Ryeo gi.

“Kau ini, makan nasi dulu! Kalau makan es krim, nanti kamu kekenyangan dan ga mau makan nasi kan?”

“Hah,,, kok kamu tahu?”

“Ah... eh....”


Fly high, so fly high, so fly high! Go! To the sky!
So fly high, so fly high, so fly high! Go! To the sky!

“Sebentar ...” Ryeo gi kembali mengambil hp di tasnya, dan ketika dia lihat ada sebuah SMS dari nomor yang tidak dia ketahui. Dan ketika yeoja itu membukanya ....

From : 0778677XXXX
“Malam Valentin terasa hangat, tapi akan lebih hangat dengan soal ini. Sebutkan jenis radiasi sinar elektromagnetik yang berbahaya serta dampak-dampaknya apabila terkena radiasi tersebut. 5 menit saja”

“Radiasi? Sinar elektromagnetik?” Ryeo gi menatap tak percaya sms yang baru saja diterimanya, yeoja itu benar-benar blank melihat soal radiokimia di smsnya, belum lagi blank dengan jawabannya. soal ini tak salah lagi, yang tak lain dan tak bukan pasti dari Lee song saeng alias LEE TAEMIN!!! Ternyata dia serius, memberi soal lewat SMS pada mahasiswanya, dan HARI VALENTIN PULA!!!

Dasar dosen aneh!!

TBC

Merasa kependekkan hehehehhe~~ mian mian,, ni akibat dari watu saiah membuat FF berkurang (?) #ga ada yg nanya

Senin, Maret 28, 2011

SHINee FF [One for Me- part 2]


Title :One for Me
Author : Kunang-kunang di taman (?)
Main Cast : Choi Ryeo Gi as YOU
Choi Min Ho
Lee Jinki
Lee Taemin
Support Cast : Lee songsaeng, Mi young, Key, Yang Jin Man Hyung (yang laen nyusuuull)
Length : sequel
Genre : romance, life, sad (?)
Rating : PG-15

Previous Part
“Mi..mianhae.. akan aku ambil..”

“Kamu yeoja yang tadi pagi di bandara kan?” tanya orang yang ditabraknya, orang itu tampak terkejut, Ryeo Gi yang sedang memungut barang-barang refleks mengangkat mukanya, berbarengan dengan saat air matanya jatuh.

“Kamu...”

New Part

“Kamu orang yang dompetnya mau dicuri,,,” Ryeo Gi itu berkata agak terbata sambil menghapus air matanya, sambil menatap namja cute di depannya.

“E e eh,,, kenapa nangis? Memang ada yang luka ya?”

Ryeo Gi menggelengkan kepala sambil menyerahkan kertas pemuda di hadapannya, lalu iapun mengambil barang-barangnya sendiri

“Kalau gitu kamu ikut aku sebentar ya! Kamu pasti butuh teman kan sekarang?” ajak cowok itu ramah, senyuman cowok itu agak menenangkannya.

“Enggak usah, aku...”

“Aku memaksa loh, lagian tadi kamu nolong aku tanpa kuminta, ayo, kamu bisa nyeritain seluruh kekesalan kamu ke aku!”

***********************
@Taman Kampus ^^,, kursi samping kolam air mancur

“... terus Lee songsaeng dosen Radkim itu nyuruh aku ngerjain kuis di bawah pengawasan dia, nyebelinnya dia terlihat begitu menikmati ngeliat aku yang bergetar pas ngeliat soal-soal, rasanya neken banget! Blank semua yang udah aku pelajari! Rasanya aku bisa ngdenger Lee songsaeng ketawa-tawa kegirangan. Aku emang ngisi, tapi aku gak inget gw ngisi apa, rasanya nilaiku bakal paraaaaaaaaaaaah banget! Ibaratnya nih, sekarang aku sudah kepeleset tertimpa dinding”

“HEUB...” namja yang duduk di hadapannya meringis menatap Ryeo Gi dengan tertarik sambil menutup mulutnya. Seolah-olah Ryeo Gi itu lebih menarik dilihat dibanding taman kampus dan kolam di depan mereka. Ryeo Gi mengira pemuda itu simpati padanya.

“rasanya sekarang agak plong, tapi ntar, mungkin ibaratnya tadi keluar dari rumah harimau terus ntar masuk ke rumah buaya, aku harus,,, eh waeyo?”

“HUA HAHAHAHAAHA HAHA HA HAHAHA, si kakek itu ternyata!!!rumah buaya?! HAHAHAHAHAHAHA..!” Namja cute itu terus ketawa sambil memegangi perutnya.

“Hah... sialan kamu ngetawain aku! Berhenti ketawa atau aku cekik!” Ryeo Gi jadi kesal, tapi melihat wajah pemuda itu rasanya antara pengen ketawa atau pengen marah

“HAHAHAHA,,, GAK BISA BERHENTI!!!”

“AKU CEKIK BENERAN LOH!”

“I.. iya HAHA.. please jangan pegang leherku...heuh heuh,,,” namja itu memegang kedua tangan Ryeo Gi yang tadi mencoba pura-pura mencekiknya, Ryeo Gi bisa merasakan genggaman tangan cowok itu kuat juga. Ryeo Gi baru kali ini memperhatikan cowok itu, tingginya sekitar 175 cm, 10 cm lebih tinggi darinya, kulitnya putih dan berwajah sangat imut. Eh, tapi kalau didandanin jadi yeoja pasti sangat cantik. Tapi bola matanya berwarna abu-abu, kontak lens? Yah, well secara keseluruhan dia termasuk tampan. Eh,,, tapi kok mukanya merah ya?

“Mianhae...Ryeo Gi merasa aneh melihat wajah cowok dihadapannya, mungkin karena cowok itu kebanyakan ketawa.

“gwenchana..” namja itu melepaskan tangan Ryeo Gi “sebenarnya aku sensitif kalau leherku dipegang, pasti deh langsung wajahku memerah, eh... tapi jangan bilang siapa-siapa! Ini rahasia!” bisik namja itu.

Ryeo Gi agak kaget namja didepannya itu memberi tahunya, tapi ia menganguk juga walau masih agak bete

“Eh,,, iya yang tadi juga heubbb.. maaf ketawa, habis aku ngebayanginnya lucu! Trus ada yang pernah bilang gak kalau peri bahasa kamu payah?”

“Hah, kok tahu?”Ryeo Gi bengong, nih namja di hadapannya emang aneh bin ajaib #bin kyeoppptaaa ><#

“Ada deeh,,, oiya, sebenarnya kita belum kenalan, Lee Taemin imnida, aku baru pindah dari Jepang, tapi aku orang korea kok”

“Kalau aku, Ryeo Gi, Choi Ryeo Gi imnida”

“Oh,, Ryeo Gi!” Taemin tersenyum kearah kolam (?) “Oya, kamu panggil aku Taemin aja”

“Eh... Taemin, karna kamu udah ngasi tau rahasia kamu, aku akan kasi tau rahasia aku juga” Ryeo Gi tersenyum melihat dahi Taemin yang mengkerut “sebelumnya, kamu tahu enggak siapa namja yang ada di iklan billboard universitasku itu” Ryeo Gi menunjuk ke arah kanan, dekat pintu gerbang Hankuk University.

“Oh, itu Onew kan? Aktor sekaligus penyanyi yang sedang naik daun itu kan. Aku tahu karena beberapa bulan lalu dia main di Film drama yang lagi hit itu, yang settingnya sebagian di Jepang, lawan mainnya kalo gak salah Park Seong Rin”

Ryeo Gi menganguk, lalu entah mengapa ia ingin menanyakan sesuatu yang rasanya ia sudah tahu jawaban orang-orang “Kalau aku bilang kalau aku adalah tunangan Onew, kamu percaya tidak?”

Taemin agak terperanjat, memang dia sudah melihat cincin yang digunakan Ryeo Gi, melingkar di jari manis tangan kiri yeoja itu, tapi tidak menyangka Ryeo Gi itu sudah tunangan, dengan Onew, aktor itu pula. Taemin bimbang sejenak, tapi kemudian “Aku percaya”

“Hah?” Ryeo Gi benar-benar kaget. Hampir 99% orang yang ditanyanya mengira Ryeo Gi sedang bercanda.Mereka selalu menganggap Ryeo Gi tuh salah satu dari penggemar fanatik Onew, atau disebut juga MVP.

“Nee, lagian buat apa kamu ngeboong, aku yakin kamu gak akan ngeboong buat hal-hal kayak gini” Taemin berkata santai sambil melihat jam tangannya “Waduuh, aku sudah terlambat, bisa dimarahi kakek itu, Ryeo Gi chan aku tinggal dulu ya! “ ia pun berdiri dan melambai ke arah Ryeo Gi

“Hai, dewa mata ashita” jawab Ryeo Gi saat Taemin baru beberapa meter berjalan

“Hah?” Taemin bingung, cowok itu berbalik, dewa mata ashita kan artinya sampai jumpa besok,apa berarti Ryeo Gi itu ingin menemuinya besok?

“Besok ada yang ingin ku serahkan! Eh lupa, bukan besok tapi lusa, Kita ketemu ya jam 10 pagi disini”

“OK!!! Bye bye,,, Oya.. nih!” cowok itu melemparkan sesuatu yang dikeluarkan dari saku celananya dan berhasil ditangkap Ryeo Gi.

“Ge..gelang ini...”

“Jangan sampai hilang lagi ya! Bye bye!!!!” taemin kembali melambai dengan semangat, agak mirip anak kecil sih. Dengan bersemangat Ryeo Gi membalas lambaiannya “Arigatou, Taemin kun!”

“Oh iya Ryeo Gi chan, rasanya kita bakal bertemu deh sebelum jam 10, sudah ya! Byeeee!!!”

****************************

Kalian tahu siapa Onew??

Kalau ngaku pecinta drama atau penyanyi korea pasti tahu banget sama cowok yang lagi beken ini. Onew itu adalah aktor korea yang diakui oleh asia, bahkan mulai merambah eropa lewat film action terbarunya yang berjudul, Shacking!.#author mule berkhayal Onew maen film action XD# Memang sih, di film ini dia Cuma jadi peran pembantu tapi tetap aja hebat sebab bermain dengan aktor kenamaan Hollywood. Tapi aku yakin, yang paling membuat Onew tenar yaitu waktu bermain dalam drama asia berjudul, From Heaven, di film yang mengambil setting di Bali, Indonesia dan Tokyo, Jepang. Onew jadi lawan main Park Min Gi, seorang aktris korea baru dan sangat berbakat dan film itu sukses besar di kedua negara.

Wah,,, kalau lihat dari sudut pandang fansnya si... ya Onew tuh hampir gak ada cela. Dia tinggi about 177 cm, charming,ramah, percaya diri, sangat tampan, selalu tersenyum, dan sangat sangat professional. Aktingnya juga sangat memukau. Dia bisa menjadi apa saja, melakukan karakter siapa saja. Belum lagi keunikkannya yang hanya dimiliki olehnya yaitu Onew-condition atau Onew-Sangtae, dia bisa membuat suasana menjadi cair dengan sangtae nya. Pokoknya kocak!!

Dan suaranya tidak kalah keren, mampu menghanyutkan siapapun yang mendengarnya. Sebenarnya Onew pada mulanya adalah penyanyi, tapi saat ini dia lebih tertarik pada akting.

Tapi Onew yang ku kenal adalah cowok ambisius dan gak mau kalah. Sifatnya yang itu memang benar-benar mengesalkan. Dia juga alergi dan takut banget sama Kucing dan hewan lainnya yang berbulu lebat. Dia juga sebenarnya cowok yang gak sabaran, wajahnya boleh terlihat sabar tapi dalam hatinya pasti dongkol sekali. Pokoknya image Onew sebagai aktor dan image yang aku kenal berbeda sekali! Dan dia bisa menjadi manja sekali bila di depanku >,<

Kalian pasti tidak percaya, Onew itu sebenarnya tunanganku. Tapi itu rahasia, ini semua demi cita-citanya dan demi aku juga, manajernya bilang popularitas Onew bisa turun kalau ketahuan sudah punya tunangan, selain itu aku gak berminat dikejar wartawan gara-gara punya tunangan orang terkenal.

Eh, tapi entah mengapa tadi aku memberitahu seseorang tentang rahasia inn, bukannya baru saja kami berkenalan? tapi entahlah..aku pikir...

“Hei, Ryeo Gi lagi nulis apa sih??”

“HAH!” Ryeo Gi kaget pundaknya ditepuk tiba-tiba, dengan segera ia menutup agendanya, oya tadi dia baru saja pulang dari kampus dan langsung ke rumahnya “Cuma nulis catatan harian biasa aja, akhirnya kamu nyampe juga di rumah ku Mi young, tapi kok lama banget!”

“Tadi Key ngajak makan dulu hehehe,,, peace!!!”

“Aissshhhh,,, Key lebih penting, aku kan Cuma second aja....” Ryeo Gi beranjak ke dalam rumah sambil memasang muka bt, tak lupa ia menggendong kucing kesayangannya yang bernama goyang-i #artinya : kucing in Korean, author ajah bingung pas di google translate keluarnya ini =="# “ Kita bikin coklat berdua aja yuk goyang-i, oh.. biarin aja Mi young ahjumma, biar dia bikin sendiri cokelat buat dia”

“Ryeogii,,, kok gitu.... mana bisa aku bikin coklat sendiri” Mi young berusaha membujuk Ryeo Gi, ia membuntuti temannya ke dapur “aku janji deh aku traktir nonton minggu depan”

“Hmmm”

“Iya, plus makannya juga dehh..”

“Wah... jadi orang ketiga...”

“Iya, aku ngerti, tanpa si bawel itu, Cuma kita berdua atau sama temen-temen yeoja lainnya” Mi young terdengar agak putus asa, Coklat bikinan Ryeo Gi memang terkenal akan kelezatannya, selain itu tampilannya selalu menarik, dulu banyak orang yang pesan dibikinkan coklat atau kue padanya, tapi sekarang orderannya sangat dibatasi “Ayo, ajarin aku bikin coklat”

“Kamu yang bilang ya!!!, baik, aku dan goyang-i bakal ajarin kamu bikin coklat, mulai hari ini kamu panggil aku Sensei Chocoreto”

“Oh umh...ok lah mau sensei atau songsaengnim terserahh” jawab Mi young pasrah, demi menyampaikan perasaannya ke Key.

“Ok, lets start! Nih, bahan-bahannya udah aku siapin...” dengan tekun, Mi young mengikuti setiap instruksi dari Ryeo Gi, dan akhirnya beberapa cokelat berbentuk hati nan cantik seukuran piring kecil sudah jadi, dan telah dihias, tinggal didinginkan.

“Ryeo gi, nama goyang-i #kucing maksudnya# kamu siapa sih, lucu banget! Bulunya putih bersih!” tanya Mi young seraya menggendong kucingnya Ryeo Gi, saat itu mereka sedang menunggu cokelat yang dibuat Mi young membeku.

“Goyang-i”

“maksud aku namanya si goyang-i ini siapa?” Mi young masih belum ngeh, ia sedang asyik menggelitiki telinga si kucing

“Nama goyang-i itu ya goyang-i”

“Hah???”

“Lo pasti heran kan? Hahahaha,,, aku juga pertama denger gak percaya, dasar Hyun Ki, ngasih nama yang enggak-enggak aja”

“Eh.. maksud kamu Choi Hyun Ki teman kita yang meninggal itu?”

Ryeo Gi terdiam, entah mengapa hatinya selalu merasa gak rela kalau ada yang menyebut Hyun Ki telah meninggal. “Mi young, aku selalu merasa kalau Hyun Ki masih hidup, jangan bilang kalau dia meninggal!”

“Ryeo Gi” Mi young memeluk temannya yang kelihatan sedih itu “Hyun Ki udah nggak ada, kita udah sama-sama tahu, tapi aku juga merasa Hyun Ki masih hidup”

“Mi young..” Ryeo Gi menatap sahabatnya tak percaya

“Dia hidup dihati kamu Ryeo Gi..” ia menatap temannya yang menggeleng dengan agak putus asa “udah ya say, kamu kan masi punya aku, oppa mu, teman-teman kamu, appa mu, juga Onew yang sayang sama kamu dan mereka masih ada di dunia ini.

Ryeo Gi akhirnya hanya bisa diam dan kembali memeluk sahabat baiknya itu, ‘Mi young, ini beda, aku benar-benar merasa dia masih hidup di dunia ini, aku tetap gak bisa sepenuhnya percaya dia meninggal pada kecelakaan 3 tahun lalu. Dia bilang pada ku akan selalu memperhatikan ku.

Dan dia.....” Ryeo Gi menelan ludah “Dia tidak pernah berbohong...’

**************************
14 February 20XX

Hari Rabu artinya ...Kuliah Radiokimia!!!!!
Kuliah Radiokimia artinya... ketemu Lee songsaeng!!!
Ketemu Lee songsaeng artinya... siap-siap ‘dibantai’!!!! #ini persepsi author pas jaman kuliah radiokimia =="

Choi Ryeo Gi benar-benar gak semangat, padahal ini hari valentin yang ditunggu-tunggunya karena Onew sudah berjanji akan menemui yeoja itu. Tapi bener deh. Harus kembali menemui Lee songsaeng setelah apa yang terjadi rasanya terlalu mengerikan.

“Tenang Ryeo Gi, pasti gak bakal masalah, Lee songsaeng mungkin sudah ngga marah lagi, dia pasti udah lupa, dia mungkin kejeduk pintu lagi dan lupa sama sekali tentang aku” setelah meyakinkan diri berulang-ulang, maka Ryeo Gi pun memberanikan diri masuk ke dalam ruangan E210. Untunglah Lee songsaeng belum datang...

“Ryeogi, duduk sini!!”seorang yeoja berambut sebahu memanggilnya sambil menunjuk sebelah mejanya yang kosong, dan Ryeo Gipun segera berlari kecil ke arah chingunya itu dan duduk disampingnya

“Untung aja Lee songsaenglum dateng ya Sun Hi” Ryeo Gi terlihat masih panik “wah ntar aku bakal digimanain...”

“Hah?!” Sun Hi terlihat heran “dosennya kan udah diganti”

Ryeo Gi menatap Sun Hi tak mengerti

“aigooo ryeogi masa belum tau...” seorang yeoja lainnya menimpali “Lee songsaeng tu lagi sibuk nyelesein disertasinya di Aussie, beberapa hari lagi dia bakal ke sekolah jadi dia bilang yang bakal ngegantiin tu cucunya”

“Kayak gimana ya Lee songsaeng junior, hahaha mudah-mudahan blum botak” eun jae menimpali, ,,

“yah... kok kerabatnya ya, jangan –jangan Lee songsaeng nyeritain soal insiden kemaren ke dosen ntu... haah,,, sudahlah aku setress memikirkannya...lebih baik aku memejamkan mataku sebentar...” Ryeo Gi pun membiarkan matanya terpejam sambil menyandar, bersamaan dengan itu seorang lelaki berkaca mata masuk ke dalam kelas.

“Siapa tu? Mahasiswa?”
“Wah... cakep ya!!”
“Kyeoptaaaaaaaaa >,<”
“Manis banget, cowok kan? Ommooo......Tapi kok bisa semanis ini!”

Ryeo Gi gak mempedulikan sekitarnya yang terdengar agak ribut, paling juga Junsu oppa idola temen-temennya, kan dia baru ngambil kuliah Radiokimia sekarang.

“Perkenalkan semuanya, nama saya Lee Taemin, mulai hari ini saya menggantikan Lee songsaeng mengajar Radiokimia di kelas ini”

Taemin?? Suara ini?? “Tae..min???MWO? LEE TAEMIN??!!! “Ryeo Gi benar-benar tidak bisa mempercayai matanya sendiri, cowok yang berada di hadapan mereka, yang menggantikan kakeknya menjadi dosen, sama dengan namja yang kemarin ditemuinya, tidak salah lagi DIA ADALAH LEE TAEMIN!! NAMJA IMUT SEUMURANNYA! DAN DIA ADALAH DOSENNYA???!! SEMUDA INI?? Ryeo gi benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

“Tampaknya kamu sedikit kaget saya disini, sekali lagi saya perkenalkan saya dosen baru, nama saya Lee Taemin cucu dari Lee Jin Hyuk songsaeng yang menjadi dosen kalian sebelumnya” Yuki tersenyum ke arah Ryeo Gi lalu ke arah semua mahasiswa lainnya, rasanya hampir semua mahasiswa merasakan hawa yang membuat mereka tidak bisa membantah, mungkin karena pesonanya yang Waw *ialaahhh Taem kan anaknya (?) author =D, digorokk Taemints#

“Di kuliah ini kalian semua tanpa terkecuali harus memanggil saya ‘Lee songsaeng walau umur kita sebaya”
“Akh...” Ryeo Gi teringat, I will died!!! Aku kan kemaren ngejelek-jelekin Lee songsaeng?? And now I have feeling Lee songsaeng Jr will kill me!

Lee songsaeng tiba-tiba mengeluarkan iphone keluaran terbaru miliknya “Oya sebelum memulai pelajaran, saya akan menerapkan satu penilaian baru di kelas saya, yaitu sewaktu-waktu saya akan memberi pertanyaan melalui sms, bagi yang membalas jawaban tepat waktu tapi salah skornya 1, bagi yang tepat waktu dan jawaban sempurna akan mendapat skor 5, yang menjawab salah dan terlambat skornya 0, dan yang menjawab soal asal-asalan atau mencontek sama persis jawaban teman nilainya -2” #perhatian,, ini pengalaman Authorr,, ada dosen yang suka sms soal ky gini =,=”

“Mwo??”

“Kita baru dengar!!!”
“Yah,..gak enak nih”
“Tapi disms Lee songsaeng yang seimut ituu heheheh”

“Haduh, aku mimpi kan?? Gak mungkin Taemin yang di depan?? “ Setelah mencubit dirinya keras-keras, ia baru sadar yang di hadapanya adalah kenyataan tak terbantahkan. Lee Taemin adalah dosen pengganti sekaligus cucu Lee songsaengyang sudah dia jelek-jelekin kemarin!!!! “Tuhan, boleh aku minta ditelan bumi saja sekarang??”

********************
@Gerbang Hankuk University

Jam menunjukkan puluk 09.55, artinya 5 menit lagi dari waktu janjiannya. Ryeo Gi menatap sekitarnya dengan perasaan cemas, tapi tak tampak orang yang ditunggunya.

‘Taemin eh bukan Lee songsaeng Jr, apa dia bakal ke sini ya, tapi dia nyanggupin buat kesini, haduuuhhhh aku masih enggak percaya kalo dia jadi dosen aku!!!! Terus aku harus gimana? Kemaren aku ngejelek-jelekin kakeknya? Ah mungkin yang tadi CUMA MIMPI, HALUSINASI, BUNGA TIDUR, annii...anni...gak mungkin kebetulan banget, dan dia terlalu imut untuk menjadi dosen!!..’ pikir Ryeo Gi sambil menggelengkan kepalanya dengan kuat

“Kenyataan kok kalo aku dosen kamu” ucap Taemin, Ryeo Gi di depannya langsung berbalik, kelihatan shock, Taemin tersenyum menyadari tebakannya benar kalau Ryeo Gi lagi bingung gara-gara dia tiba-tiba jadi dosennya
‘Kenapa dia muncul tiba-tiba dan lagi.. dia bisa baca pikiran ku... dan DIA TERTAWA!!! Lee songsaeng Jr ini PASTI AKAN MEMBUAT AKU MENYESAL karena menjelekkan hal-abeoji #kakek# nya.

“Hei, kenapa ekspresimu begitu?” Taemin merasa tidak nyaman melihat Ryeo Gi dihadapanya terlihat ketakutan, ia mendekati Ryeo Gi lalu mengacak-acak rambutnya “Nggak papa kok”

“Lee songsaeng!! Jwesonghamnida! Udah ngejelek-jelekin kakek kamu! Aku lagi emosi dan tanpa tahu apa-apa malah...aku gak akan protes walau hanya dapet nilai maksimal C tapi tolong jangan buat aku ngga lulus!”

“aku nggak marah, dan berhentilah berbicara formal denganku di luar kelas”Taemin menatap mata Ryeo Gi yang berkaca-kaca, Yeoja ini memangnya dia pikir aku sesadis apa sig apa sih “Eh denger ya mahasiswi ku, aku bakal buat kamu dapet nilai A, tapi kamu harus berusaha sangat keras, dan soal kakek itu” Yuki melirik ke kiri dan ke kanan “Kamu cuman ngasi tau kenyataan aja kok, so don’t worry”

Ryeo Gi terlihat sangat lega melihat senyum Taemin yang sangaaatttt cute, maka iapun segera merogoh sesuatu dari kantongnya “Oya ini cokelat, ehm tanda persahabatan sekaligus terima kasih karena kemaren uda nolongin aku, yah walo ini gak setimpal, tolong terima!”

“Ah... thanks, aku buka ya!” Yuki menerima kotak berwarna coklat, cowok itu membuka pita dan kotaknya dan ia seolah menatap kandang kelinci berisi 5 ekor kelinci mini berbeda ukuran. Kandang kelinci itu terbuat dari cokelat dan kelinci-kelincinya terbuat dari cokelat putih. Cowok itu terpana.

“Itu keluarga kelinci, yang gede itu orangtuanya dan yang lainnya anak-anaknya, lihat Yuki!! Kelinci-kelinci itu tersenyum, mereka pasti keluarga yang bahagia! Akh..” Ryeo Gi itu akhirnya sadar kalau Taemin diam saja menatap kosong hadiah di depannya, Ryeo Gi itu menepuk punggung namja disebelahnya

“Akh, mianhae aku gak papa kok Cuma..” Taemin menatap hadiahnya sambil berpikir

Jangan-jangan Taemin tidak suka cokelat yang aku kasihkan, ah! Lagi-lagi aku nyusahin dia! tiba-tiba ia merasa sangat malu “mianhae Taemin, aku ngasi cokelat yang kekanak-kanakan kayak gini, kalau kamu gak suka, tidak apa-apa tidak diterima”

“Bikinan kamu sendiri?” tanya Taemin dengan ekspresi sulit ditebak
“Iya, eh, maaf”
“Aku suka kok... suka sekali... “Taemin mendekati Ryeo Gi “ Aku harus pergi sekarang dan terima kasih ya cokelatnya “Namja itu mencium pipi Ryeo Gi sekilas
“Eeeeekhhh....” Taemin mencium pipi aku???!!!!!
“waktu aku kuliah di luar negeri, itu cara kami mengucapkan terima kasih” jawab Taemin sambil berlalu “See ya, don’t forget, may be anytime I will send you a question via sms! So, gambatte kudasai!”

“Ya...!” Ryeo Gi tak mampu berkata apapun, terasa ada guratan rasa bersalah pada tunangannya, tapi ketika Ryeo Gi itu ingat peran-peran yang cowok itu perankan, Ryeo Gi jadi sebal sendiri “Dia aja akting ciuman ma pelukan biasa kayak gak merhatiin perasaan aku, lagian itu cuman ciuman terima kasih, udaaaah adiiiis--- eh, hp? Ia pun langsung mengangkat hpnya yang berbunyi

“Kok baru diangkat sih?? Kamu bengong lagi ya??”
“Onew?!” Tiba-tiba hati Ryeo Gi melonjak senang, akhirnya di hari valentin ini Onew yang lagi syuting di Singapura meneleponnya juga! “hehe... gimana dapet banyak cokelat hari ini? Oh ya, aku kira kamu gak bakal telpon”
“Ryeo Gi, terjadi sesuatu?”
“Hah?!”
“Rasanya ada yang aneh, kamu gak diganggu cowok lain kan? Ato ada cowok yang ngusik pikiran kamu selain aku? “
“Hahaha... ganggu apa?, mana ada yang seperti—“ Ryeo Gi terdiam karena tiba-tiba ia ingat Yuki yang mencium pipinya
“Ryeo Gi? Hey Ryeo Gi? Kenapa diam? Hey!! CHOI RYEO GI!!!!”
“Eh mianhae, aku... aku sebenernya aku tadi baru aja dicium pipi oleh dosen ku”
“MWORAGO?????!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

“Hey!!! Gak usah teriak gitu, yah dengerin cerita aku” Ryeo Gi menceritakan mulai dari awal pertemuannya dengan Taemin sampai kejadian tadi “Yah seperti yang aku tegasin, itu Cuma ciuman terima kasih aja, lagian cuma pipi”
Ryeo Gi ini, sebenernya dia ngerti perasaan aku nggak sih??? Onew terdiam ia sadar tidak berhak memarahi yeoja kesayangannya itu karena dia sendiri sering sekali beradegan mesra #hadeeuhhhh# dengan lawan mainnya.
“Emang dosennya kayak gimana?”

“Dia namja cut #mau bilang cute, ga jadi#---eh, bapak-bapak sudah tua yang udah botak tapi belum ubanan si tapi mungkin juga dia pake cat rambut, badannya tinggi dan agak gemuk, kumisan, dan suka senyum-senyum menyeramkan” entah mengapa Ryeo Gi merasa lebih baik memberitahu ciri-ciri Lee songsaeng senior, habis tipe kayak Taemin tidak disukai Onew karna Ryeogi sering mengidolakan namja cute.

“Hmm gitu,,,” Onew tampak sudah tenang “eh Ryeo gi, aku baru bisa pulang lusa, maaf ya ngga bisa bareng lagi di hari valentin”

“Ini uda yang ketiga kalinya loh!! Hmmm.. tapi ya sudah, lagian aku janji jalan sama Mi young kan dia cowoknya gak bisa dateng juga” Sekali lagi Ryeo Gi berbohong, Dia mengerti cita-cita Onew masih jauh lebih penting toh lusa juga bisa ketemu, tapi kok rasanya ada yang duri-duri halus yang menancap di dada?

“Hehe Ryeo Giku emang hebat! Temen-temenku disini yang gak bisa ketemu ma pacarnya, dimarahin abis-abisan bahkan ada yang diputusin haha, Ya uda kalo gitu aku aku mau pindah lokasi dulu ya! Tar malem tunggu aku telpon lagi, bye Ryeo Gi jelex!”

“Enak aja! Siapa yang mau nunggu telpon orang chubby kaya kamu!”

“biar chubby tapi kan kamu suka hehehe,,, bye ya!” Onew menutup telpon, Ryeo Gi terdiam rasanya ada sesuatu yang perih di hatinya, ia bisa merasakan matanya memanas “Onew, aku ngga sekuat itu, aku sama sekali ngga hebat, aku cuma ingin ketemu sama kamu di hari istimewa, karna perlahan-lahan kamu menjadi orang yang gak bisa aku temui pada saat istimewa”

*******************
beberapa jam kemudian

Seorang namja muda jangkuk memngggunakan jas hitam dan kacamata hitam berjalan diantara ratusan pusara di kawasan pemakaman cheongug jeong-wo, sejenak ia berhenti untuk memperhatikan batu nisan yang tulisannya sudah memudar, sampai akhirnya dia menemukan satu nama yang dikenalnya di sebuah pusara dekat pohon cemara. Nama Choi Hyun Ki terpahat di nisan itu. Cowok itu menemukan sebuket bunga mawar yang sudah agak layu dan ada seikat bunga edelweiss di atas nisan itu. Bunga edelweiss favoritnya.

“yeojai bodoh! Kamu masih aja mendatangi makam ini ya!!” Namja itu merasa hatinya perih, ia benar-benar tidak pernah menyangka kalau orang yang dipikirkannya masih mendatangi pusara didepannya. Cowok itu jongkok di samping makam itu, jelas sekali terlihat olehnya makam disampingnya terawat dengan baik.

“Maaf, anda kerabatnya Alm. Choi Hyun Ki” suara seseorang dibelakangnya mengagetkannya, tapi dia lebih kaget lagi ketika berbalik dan mendapati seorang yeoja berponi dengan rambut ikal digerai memandangnya, dia menggunakan syal yang dilingkarkan di lehernya. Syal yang sangat dikenalinya. Ia benar-benar merasa tidak percaya

‘kamu....”

“Ommo...” yeoja di belakangnya terlihat lebih kaget, dan mundur selangkah “andwee, tidak mungkin...”

TBC

SHINee FF [One for Me- part 1]


Title :One for Me
Author : Kunang-kunang di taman (?)
Main Cast : Choi Ryeo Gi as YOU
Choi Min Ho
Lee Jinki
Lee Taemin
Support Cast : Lee songsaeng, Mi young, Key, Yang Jin Man Hyung (yang laen nyusuuull)
Length : sequel
Genre : romance, life, sad (?)
Rating : PG-15

=Sinopsis=

Tiga tahun berlalu sejak kecelakaan itu dan rahasia yang memisahkan mereka
Hingga takdir mempertemukan mereka kembali
Dengan dirinya yang lain, Min ho hanya ingin melihat Ryeo Gi yang dicintainya bahagia
Tapi apa yang dilakukannya jika Onew, tunangan Ryeo Gi, menyakiti wanita yang dicintainya?
Apa mungkin ia mendapat kesempatan yang dulu hilang?
Atau membiarkan saudaranya merebut hati pujaannya
Tapi jika mungkin ia memenangkan hati wanita yang dicintainya
Bagaimana dengan rahasia yang bagai bom waktu dapat sewaktu-waktu menghancurkan mereka...?

“...Seandainya aku bisa meminta apapun, hanya satu yang ku pinta, aku hanya ingin kenyataan itu lenyap seperti penghapus yang dapat menghapus guratan pensil atau tak apalah terpendam selamanya bagai harta karun yang terpendam di dasar laut, karena kenyataan itu bagai kotak pandora, yang apabila dibuka hanya membuat sakit...”
Choi Min Ho

“...mengetahuinya sekarang hanya membuat sakit, ingin sekali mempertanyakan, mengapa aku selalu yang terakhir tahu?, dan saat aku tahu semua telah terlambat, aku sudah masuk terlalu dalam...”
Choi Ryeo Gi

PART 1 =Airport=
************************************
05.09 pm
Paris, February 11th 2011
@Charles de Gaulle Airport, Paris

Sempat aku berpikir menghilang darinya merupakan yang terbaik
Lenyap,
hingga dia tidak mengharapkan ku kembali
Tapi benarkah ini yang kuinginkan?
Yang terbaik bagi dia dan aku?
Tuhan jika ini bukanlah yang terbaik
Biarkan lah aku memperbaikinya
Sebab jiwa dan raga ini selalu ingin melihatnya bahagia

Seorang namja jangkung tampak serius menatap tulisan di agendanya sambil termenung, ia seolah tenggelam dalam pikirannya dan terpisah dari hiruk pikuk bandara Internasional Paris yang sedang sibuk-sibuknya. Sejenak pandangannya beralih ke tiket pesawat dan paspor di tangan kirinya. Min ho sama sekali tak pernah menyangka hari ini akan tiba juga, begitu cepat, hari dimana ia akan kembali ke Seoul, tempat dimana orang yang paling ingin tapi juga sebenarnya tak ingin ditemuinya berada. Sebelum lamunannya berlanjut, seorang namja yang lebih dewasa menepuk bahunya, nafasnya tersengal-sengal

“Min ho, untung aja ketemu! Sumpah aku bingung! Gak ngerti deh bahasa orang Perancis, mau nanya ke toilet aja malah dikasih tahu restoran fast food...” namja itu duduk disamping Min ho yang sibuk memasukkan hpnya tapi tangannya tetap mengapit buku agendanya, ia tersenyum simpul

“ bahasa Inggrisnya juga cepet banget udah gitu gak jelas kayak orang kumur-kumur!” tambah namja itu kemudian

“Emang bahasa Inggris kamu aja yang belom bener Yang Jin Man hyung! #Bayangin guru Yang di dream high >,
“ANDWEEE!!!! Aku janji bakalan benerin English aku” namja itu terlihat memelas, tapi akhirnya wajahnya menjadi cerah saat melihat Min Ho menganguk “Oya, sampai kapan kamu tinggal di Seoul? Walaupun tawaran disana lumayan banyak, tapi kemampuan kamu sulit dikembangkan”

“Hmm..”

“Aku gak nyangka sekarang lo udah sehebat ini di Paris, siapa sih pecinta musik yang tidak kenal dengan Choi Min Ho. Master of piano, padahal sebelum kecelakaan itu, aku ngira kamu bakal jadi atlet. Hmmm bahkan kamu sampai ganti nama jadi Choi Min Ho, padahal kan nama mu dulu cukup keren, Choi...."


“Jangan bahas nama lamaku lagi!" sentak Min ho agak keras membuat hyungnya terpaku "Mianhae.. hmm ya.. aku juga gak ngira bakal pulang...”Min Ho terdiam sesaat, entah mengapa bayangan seorang Ryeo Gi melintas dibenaknya, lagi, bagaikan film yang diputar, akhir-akhir ini semakin jelas. “Lebih baik tidak bertemu...”


“Tidak ketemu siapa?”

“Eh? Oh... nobody” Min Ho merasa Jin Man hyung dapat melihat kebohongannya, ia pun buru-buru mengubah topik “ Yang jelas aku bakal tinggal lagi di Paris kalau udah bisa ngebujuk eomma buat ikut bareng aku”

“hmmm.......” Jin Man hyung memandangi Min Ho, tapi Min Ho sama sekali mengelak memandangnya malah berpura-pura memperhatikan sekitar sambil mencari ide keluar dari kecurigaan Jin Man hyung, emang cowok keturunan negeri tiongkok ini lumayan peka sama perasaan orang.

“Wah... aku kangen bangeeet” gumam Min Ho tiba-tiba, Jin Man hyung menaikkan sebelah alisnya “ Ramyun yang dekat Namsan mall masih ada gak ya?”

Gubrak!” aigooo...aku kirain kangen ma siapa gitu! Ckckck... segitu pentingnya ya? Tapi emang aku inget makanan kesukaan kamu dulu tu ramyun, Ya udah ntar kita kesana”

Hah, syukur deh dia percaya, aku kira bakal ribet urusannya. Min Ho kembali menatap arlojinya yang warna keperakannya sudah agak memudar. Benda satu-satunya yang tidak mau ditukarkan olehnya dengan benda apapun di dunia.

“Diberitahukan kepada penumpang yang akan menuju Seoul agar segera memasuki gerbang keberangkatan no 1.. sekali lagi..”

“Cmon sobs” Jin Man hyung menarik lengannya, dan Min Ho berjalanmengikuti dengan agak enggan, entah mengapa baru saja beberapa langkah agendanya terlepas begitu saja dari tangannya, foto dirinya bersama seorang Ryeo Gi beberapa tahun lalu terlepas keluar dari buku itu.


“Sebentar Hyung” dengan cepat Min Ho mengambil agendanya, tapi hatinya merasa tidak enak, Firasat apa ini? Kenapa hatiku merasa ada yang gak beres sama ‘dia’, ? Ya Tuhan! Jagalah dia, jangan sampai dia terluka lagi, dan jika mungkin...

******************************************************

@Jalan menuju Incheon International Airport, South Korea
10.00 am
12 February 2011


Jam masih menunjukkan pukul 10.00 tapi cuaca di Seoul sudah terasa membakar. Udara panas itupun dirasakan oleh seorang yeoja imut, berponi, dan berambut ikal panjang yang bernama Choi Ryeo Gi. Saar ini yeoja itu berada di sebuah taksi menuju Incheon International Airport. Udara rasanya semakin menyesakkan karena kemacetan parah. Sepertinya ada kecelakaan. Hp yeoja itu berbunyi mengalunkan suara merdu seorang penyanyi perancis dengan lantunan piano yang sangat indah, belum sempat bernyanyi banyak, Ryeo Gi mengangkat teleponnya.


“nee... waeyo Mi young? Aku kena macet nih!”

“RYEO GIIIIIIIIIIIII!!!” suara telpon di sebrang terdengar serak seperti sedang menahan tangis “key belum nyampe juga, padahal menurut jadwal harusnya kan udah, apalagi tadi aku denger ada kecelakaan pesawat, aku takut!!!! Gimana...gimana kalo hiks....”

“Tenang Mi Young, rileks ya!” Ryeo gi mencoba engga ikut-ikutan panik, Key kan sahabat baiknya juga sekaligus orang yang disukai Mi young, best friendnya tentu ia menjadi kawatir “denger Mi young.. tarik nafas perlahan.... ya... 1...2... 3 ... buang, tarik lagi... ya....1...2...3... buang.....ulangi terus sampai aq dateng ya”

“Nee... tapi cepetan ya Ryeo gi, aku rasanya butuh kamu banget... aku bingung..” Mi young masih terdengar gelisah

“Huh,,, ok aku bentar lagi kesana, yakso”

“Nee... tolong ya ryeo gi.... tut...tut...”

Ryeo Gi dalam taksi itu langsung memasukkan sandal yang dipakainya dan mengeluarkan sepatu kets berwarna merah untuk dipakainya. Tak lupa Hpnya dimasukkan dalam saku celananya. Topi yang sejak tadi Cuma ditaruhnya di samping kursi dikenakannya kembali.

“Pak, saya turun disini ya, nih ongkosnya..” dengan cepat Ryeo Gi menyodorkan dua lembar uang ke supir taksi itu

“Tapi?”

“Olahraga dikit deh bang! #emang di korea supir taksi dipanggil bang? Author ngarang XD # Kembaliannya ambil aja” Ketika Ryeo Gi itu membuka pintu taksi, udara yang lumayan sejuk dari AC berganti dengan udara gersang yang diakibatkan CO2 dari buangan pembakaran mobil membuat nyalinya sedikit menciut. Tapi ketika mengingat betapa kesusahan temannya, semangatnya balik lagi. Ryeo Gi itupun berlari dengan sekuat tenaganya, staminanya cukup besar mengingat Ryeo Gi memang semasa SMA nya adalah seorang atlet lari, tapi sejak dia menjadi mahasiswi ia berhenti dan hanya menjadikan lari sebagai hobi.

Setelah menempuh jarak kira-kira 10 km #woow kerenn# akhirnya Ryeo Gi sampai juga di bandara. Ternyata bener tadi terjadi kecelakaan antara mobil sedan dengan taksi, Ryeo Gi hanya mendengar sekilas kalau sopir taksi mengantuk sehingga kehilangan kontrol mobilnya dan menabrak mobil di jalur lainnya. Tanpa beristirahat terlebih dahulu ia segera menuju gerbang domestik.

“Eh itu dia!... Mi--..” Ryeo Gi tidak jadi memanggil karena seorang namja yang ternyata Key baru saja datang dan Mi young yang masih menangis langsung menghambur ke dalam pelukan namja itu, Ryeo Gi tersenyum simpul dan memutuskan tidak baik mengganggu mereka berdua. Jadi ia memilih duduk di tempat lain dekat dengan gerbang kedatangan internasional, ketika melihat ternyata kursinya semua penuh tapi tiba-tiba ada seorang namja bertopi berdiri dan meninggalkan kursi.

‘hmm,, aku duduk disana dulu kali ya!’ pikirnya pasti lalu berjalan ke arah kursi itu dan duduk

To : Mi young
Mi young, firasatku mengatakan klo Key uda dtg. Bnr kan?
Gw td dtlpn rmah ktnya ruz blik
Kmu bs plg ma Key kn? Take care y!
PS : Jgn lp rncna bsk!

Tak beberapa lama kmudian hpnya mengalunkan suara permainan piano yang cepat dan indah, suara balasan smsnya

From : Mi young
Hebat kamu Ryeo gi, iya Key beneran uda dtg
Td tlat krena pesawatny da mslah jd ruz transit dl
Y aku plg ma Key, km jg ht2 y!
PS: akupasti inget n_n

“Tadi dering hpnya bagus ya?” namja disebelahnya berkomentar “kamu tau siapa yang memainkan pianonya?”
Ryeo Gi tersenyum, menatap namja disampingnya, seorang laki-laki seumurannya, dari logat bahasanya pemuda itu tampak dari luar negeri, tapi dari raut mukanya yang imut, dia sepertinya orang korea . “Dia kan pemusik korea yang lagi populer di Perancis, Choi Min Ho”

“Yupz,,, ternyata dia terkenal juga ya di sini..”

Ryeo Gi merasa kata-kata laki-laki disampingnya menyiratkan ia kenal dengan Min Ho, tapi ada yang lebih menyita perhatiannya, seorang namja bermasker yang duduk menempel di dekat namja itu sedang berusaha mencuri dompet disaku celana laki-laki itu. Seketika itu juga Ryeo Gi mencengkeram tangan si pencopet, mengingat ia mahir bela diri tidak aneh pencuri itu kesakitan dan melepaskan dompetnya.

“KAMU MAU NYURI YA! AKU PANGGIL SECURITY! Eh...... ! Eh...” pencuri itu berhasil melepaskan diri dari tangan Ryeo Gi dan lari ketengah kerumunan orang banyak, dengan segera Ryeo Gi itu mengejarnya “JJAMKAMAN!!!Jangan lari... Sugar Honey Ice Tea!!!! ..” #ini Ryeo Gi sebenernya pengen bilang SHIT, tapi diganti jadi Sugar Honey Ice Tea biar lebih sopan kekekek#

“Eh... jjamkaman!, goma...”laki-laki yang ditolong hanya bisa menatap punggung Ryeo Gi yang ditelan kerumunan turis Jepang, cowok itu bengong sesaat kemudian tertawa kecil “kyeoptaa... sangat menarik! Bahkan dia cuek padaku,,,eh,,, jangan-jangan ini..”

“Anneyong, Lee Taemin?”

“Nee Taemin imnida ..eh, kamu Jin Man hyung kan? Haha,, anneyonghaseyo?” Namja imut yang ternyata bernama Lee Taemin terlihat agak kaget karena orang yang ditunggunya sudah datang, ia memperhatikan Jin Man hyung dan Min Ho dengan bersemangat

“Nee... Kapan balik dari Jepang? Aku serasa mimpi kamu ngejemput kita dari bandara” tanya Jin Man hyung.
Mimpi buruk! Pikir Min Ho mengkoreksi, Taemin adalah sepupunya yang baru saja menyelesaikan S2 nya di Jepang. Dari dulu ia selalu merasa tak cocok dengan sepupunya yang satu ini. Min Ho merasa Taemin itu orang yang jenius lagi aneh. Masa diusianya yang baru 18 tahun dia sudah tamat S2??

“Eh,,, kalau begitu ini pasti Min Ho hyung ya? Wah,,kamu menyamar!beda ya yang sudah terkenal”
Min Ho tidak menjawab, ia terpaku kepada gelang yang dipegang oleh Taemin, rasanya familier sekali. “It is your brackelets?”

Taemin terdiam sesaat lalu menggeleng, “sebenarnya tadi...” ia menceritakan Ryeo Gi yang ditemuinya tadi
“Dimana dia? Ke arah mana yeoja itu?”tanya Min Ho tiba-tiba ngotot, kebetulan sekali Taemin melihat Ryeo Gi, melewati mereka, membelakangi Min Ho,

“Dia tadi ke arah para turis jepang itu” Taemin setengah berbohong, tapi Min Ho langsung menuju arah yang ditunjuk Taemin, aku gak bohong kan? Emang asalnya Ryeo Gi itu ke arah sana, hmm sepertinya ada hal menarik antara mereka berdua. Gak menarik kan kalau mereka berdua ketemu langsung disini?

*****************still author POV******************8
@Hankuk University

Ryeo Gi berlari-lari di koridor Hankuk University, dia sudah hampir telat mengikuti kuliah Lee songsaeng #bayangin kepala sekolah yang di drama Dream High XD#, salah satu dosen paling senior di jurusannya, jurusan teknik kimia. Ya, dia adalah mahasiswi tahun pertama. Yeoja ini telat gara-gara ia diminta ke bandara dulu oleh Mi Young, belum lagi kelamaan mengejar pencuri yang ditemuinya di bandara tadi. Padahal Minggu lalu, dosen mata kuliah Radiokimia I ini sudah mewanti-wanti akan ada kuis dan barang siapa yang terlambat bakal langsung dikeluarkan dari kelasnya dengan sukses, dan kalau udah sial gitu masih ingin lulus mudah??? impossible!!

Celaka! Depan kelas E210 sudah sepi, jangan-jangan... dengan harap-harap cemas, Ryeo Gi itu mendekati pintu masuk ruangan itu. Kebanyakan mahasiswa pasti memilih kabur lebih dahulu dari pada harus dikeluarkan, tapi hari ini ada kuis yang Ryeo Gi itu sangat yakin akan sangat berpengaruh pada nilai akhirnya.

Entah mengapa pintu ruangan E210 terasa sangat berat, dengan seluruh kekuatan yang tersisa Ryeo Gi membuka pintu dan..Jdug... pintu dengan sukses menghantam seseorang dibelakangnya

“L...lee songsaeng?” ia tidak pernah membayangkan dalam mimpi terburuknya (atau mimpi baiknya) sekalipun ia akan membuat dosen killernya terbentur pintu dengan suksesnya, tapi ini bahkan bukan mimpi, jelas-jelas Lee Songsaeng di hadapannya sedang sempoyongan memegangi dahi kirinya.

“Jwesonghamnida songsaengnim, saya tidak sengaja! Tolong maafkan saya!” ia masih menunduk, sementara mahasiswa lain seolah tidak bergerak seinci pun, semuanya seperti bersiap-siap menunggu hal terburuk dalam sejarah, kemarahan terbesar Lee songsaeng, padanya lagi???

“Choi Ryeo Gi, ooh, mahasiswa yang pertama kali berani menantang saya untuk memberi pertanyaan padamu ya! Dan sekarang...”

“Saya tidak pernah bermaksud menantang bapak dan itu..itu..” Ryeo Gi bingung menjelaskan darimana, lagian siapa yang berani nantangin Lee Songsaeng, itu Cuma salah paham karena Ryeo Gi pernah bilang ia siap diberi pertanyaan oleh Lee Songsaeng karena sudah pernah baca bukunya, eh kedengaran Lee Songsaeng juga.

“Ya sudah, bapak izinkan kamu ikut kuis”

“MWO?” andwee, pasti aku salah denger, Lee Songsaeng membolehkan aku ikut kuis? Bukan dihukum mencari 1 gram uranium di Korea untuk bahan membuat bom, sesuatu yang hampir mustahil dilakukannya.

“Nee, karena keberanian mu bapak izinkan kamu mengerjakan di meja bapak di depan kawan-kawan mu, silahkan, oh ya ada dua hal istimewa buat kamu, saya sendiri yang akan mengawasi kamu kuis ini, sementara mahasiswa lain oleh hwang songsaeng, iya kan pak?”

Seorang bapak-bapak kurus yang rambutnya agak memutih menganguk, Ryeo Gi baru sadar laboran jurusannya itu dari tadi ada

“dan... tidak ada perpanjangan waktu, oh ya tinggal 15 menit lagi kalau kamu mulai dari sekarang”
Dan sekarang, Ryeo Gi berpikir lebih baik disuruh cari uranium saja.

**************************************

Ryeo Gi tidak pernah merasakan ujiannya separah ini!!

Begitu waktu habis, ia segera memberikan kertas ujiannya, ia tak berani membayangkan apa yang dijawabnya. Padahal untuk kuis ini dia sudah belajar jauh lebih keras dibanding mata kuliah manapun yang dikontraknya. Ia ingin menangis, tapi tidak disini. Maka setelah Lee songsaeng keluar, ia segera keluar juga sebelum teman-temannya sempat membereskan peralatan kuliah masing-masing.

Brak, ketika sampai taman kampus, Ryeo Gi dengan sukses menabrak seseorang sampai buku dan kotak pensilnya jatuh. Parahnya lagi, bawaan yang dibawa orang itu, beberapa tumpuk kertas jatuh juga. Hal itu membuat matanya tambah panas, kenapa sih hari ini ia begitu sial?

“Mi..mianhae.. akan aku ambil..”

“Kamu yeoja yang tadi pagi di bandara kan?” tanya orang yang ditabraknya, orang itu tampak terkejut, Ryeo Gi yang sedang memungut barang-barang refleks mengangkat mukanya, berbarengan dengan saat air matanya jatuh.

“Kamu...”

TBC