My Home

Kamis, Februari 03, 2011

SHINee FF [SHINING SCHOOL part 3]

Title : Shining School
Author : KeyNia a.k. Kunang Annalitha
Main Cast : Kim Mi-Young, Jung-Su (dia salah satu dari Key, Taemin, Minho atou Jonghyun), Onew, Key, Minho, Jonghyun.
Support Cast : Kim Mi-Sun (ummanya Kim Mi-Young), umma dan appanya Jung-Su *yang laen nyusul*
Length : Sequel rating
Genre :Romance and friendship
Rating : PG-13
Summary : Ini cerita tentang Kim Mi-Young yang mempunyai sahabat kecil bernama Jung Su. Mungkin dari luar terlihat seperti Jung Su yang selalu dikerjai Mi-Young tapi sebenarnya mereka adalah sahabat sehati. Tapi apa jadinya kalau mereka berpisah? Mungkinkah keputusan Mi-Young bersekolah di Shining school *sekolah yang agak aneh* dan terdapat 5 shining star bisa mempertemukannya dengan Jung Su? Check it out! <3 <3


Chapter 2
Shining Star
7 tahun kemudian

============^^v===========

Kim Mi-Young POV

Ruangan tempat kawan ku dirawat cukup unik, dindingnya benar-benar bermotif polkadot di beberapa bagian, selain itu luas, dengan sofa berwarna putih, kulkas, dan pendingin ruangan yang hanya bisa aku lihat di TV ada juga di ruangan ini, eh.. dan ada tv yang besar. Tv?? Aku jadi ingat sesuatu, yang kulihat tadi malam bersama umma ku. Refleks aku mencium pipi sahabat ku itu.

“Aku liat di tv, waktu si namja ngelamar yeojachingu nya di rumah sakit dia nyium pipi yeoja itu, namja itu jago masak, dia bilang ke yeoja itu kalo mau jadi istrinya, tiap hari dia bakal masakin yang enak-enak” kataku pada Jungsu

“Lalu?” katanya lemah

“Nee..Mau engga suatu saat kalo kita udah gede, kamu nikah sama aku dan masakkin aku yang enak-enak tiap hari?” tanyaku padanya, aku benar-benar ingin seperti wanita di acara tv itu, menikah dengan seorang chef yang hebat. Kurasa Jungsu bisa menjadi chef yang hebat.

“Nee.. aku mau”jawabnya, tapi lemah bahkan lirih, tapi aku merasa kurang senang, bagaimana tidak sahabatku ini kok sekarang bisa sangat kurus dan lemah, walau masih terpancar cahaya kehidupan di wajahnya tapi aku ngga tega melihatnya begini.

“Makanya.. kamu harus sembuh, arraseo? Kalo engga.. “ Aku merasa lidahnya kelu, mataku panas dan bisa ku rasakan air mataku mengalir “pokoknya kamu harus sembuh dan menikah untuk selalu memasakkan makanan untukku.. lihat pabo, kau sampai botak begini!”

“Arraseo” dan ia pun menarik tanganku dan menciumnya seolah mencoba menghapus kegusaranku dan membuatku tenang, dan benar dia berhasil melakukannya, dia pun melepaskan ciumannya dan menegakkan tubuhnya kembali dan menatapku, wae?? Kenapa tiba-tiba wajahnya tak dapat kulihat? Semakin aku mencoba melihatnya, semakin aku tidak bisa melihatnya, wajahnya semakin memudar,..

Tunggu? Kenapa wajahnya memudar?

Kenapa senyumnya menghilang?

Eh... memang seperti apa senyumnya?

Seperti apa wajahnya? Pipinya? Rambutnya? Tubuhnya?

Bibirnya yang mengecup tanganku lembut

Aku tidak bisa melihatnya...

Bukan, aku tidak bisa mengingatnya

Kenapa? Bukankan aku memiliki ingatan fotografis?

Jungsu.. wae??

“Mi-Young lupakan Jung Su!” suara keras dan kasar membuat bulu kudukku merinding, membuatku merasa bingung, kepalaku sakit dan tak dapat berpikir...dan...

DUGG

Aku merasa kepalaku sakit sekali “Aissshhhhhh........... sakiitt!!” aku membuka mataku,, “haahh dimana aku ini?? Apa tadi aku mimpi?” Ya pasti mimpi, mimpi masa kecilku dulu dengan sahabatku, mimpi yang selalu sama sejak 7 tahun yang lalu. Kulihat sekeliling dan baru sadar di hadapanku seorang namja seumuran dengan ku sepertinya. Yah, tingginya kira-kira 173 cm mengenakan seragam berwarna hitam, sedangkan dia sendiri berwarna merah, artinya mereka berbeda kelas, aku sudah mendengar kalau siswa disini dibagi dua dan aku masuk ke kelas reguler.

“Eh... kamu gak jadi hilang ingatan kan gara-gara aku tabrak?? Jeongmal mianhae.. tadi chingu ku si Hong Ki dorong aku, gak sengaja nabrak kamu yang duduk disini” namja itu berbicara dengan cepat dan terlihat panik sambil menunjuk-nunjuk chingunya yang sedang asyik latihan mendribbel bola “ hey,, tolong katakan padaku kalau kamu baik-baik saja!”

“Woyy” seorang namja yang tadi ditunjuk-tunjukla tiba-tiba berteriak “kamu yang dorong aku duluan kan Kim Jonghyun!”

“Jadi kamu Kim Jonghyun? Aku lagi tidur tau disini! Dalam surat dari sekolah ini dibilang acara penerimaan jam 7, tapi kenapa diundur jadi jam 9? Buat aku menunggu, dan sekarang kepalaku sakit!”

“Ehh.... kamu murid baru? Kenapa nggak bilang? aku Kim Jonghyun kelas 2, special class, kamu pasti reguler. Sebentar lagi jam 9, Kajja, ke lapangan upacara. Aku akan mengantarmu sebagai balasan karena aku menabrakmu, bagaimana?”

“Nee..” aku melihat ke sekitar, benar tadi cuman mimpi, disekitarku sekarang adalah taman sekolah bukan ruangan serba putih dan berbau obat itu, aku yang sekarang adalah Kim Mi-Young bukan yeoja cilik yang sedang menengok temannya dan dihadapanku sekarang adalah orang aneh yang nabrak aku Kim Jonghyun, bukan Jung Su, aigoo... bagaimana kalau dia Jung su? Aku memijit kepalaku lagi, dan menatap Kim Jonghyun, ‘ehh... kalau dilihat, namja ini lumayan cakep juga, pasti dia populer, senyum dan ekspresi khawatirnya benar-benar lucu. Tapi kenapa dia memakai kupluk dan kacamata hitam? Apa dia sedang menyamar? Hmm...kalau Jung Su...’ aku mencoba mengingatnya tapi sama sekali tidak berhasil

“Mwo?”

“Dasar Mi-Young pabo! Mana mungkin itu dia!” akhirnya instingku memutuskan sendiri.

“Sirrheo” Aku menggelengkan kepala, sebenernya sihh aku masi aga bete sama namja yang namanya Kim Jonghyun ini, kenapa tiba-tiba ngebuat aku ngebandingin dia sama Jung su, tapi begitu aku melihat jam tangan, memang tak ada waktu lagi. Aku harus segera ke lapangan upacara “Nee.. kajja”

‘Sudah Mi-Young! Pikirku dalam hati, terlalu sering kamu mencoba menebak apakah cowok seumuran mu Jung Su atau bukan, dan menanyakan mereka soal cangkang keong laut itu tapi selalu gagal, di sekolah ini bukankan kamu telah berjanji melupakan semuanya?! Karena mengingatnya selalu terasa sakit....’

Kim Mi-Young POV end

============^^v ==========

Author POV

SHINing High School, lapangan upacara, 9 am

Qualified school, Kim Mi-Young hari ini baru jadi siswa kelas 1 SHINing High School, SMA swasta terfavorit di Korea bahkan telah diakui dunia. Yang membangun sekolah ini kabarnya orang keturunan Korea berkebangsaan Amerika yaitu businessman terkemuka Ir. Lee Soo-man sekaligus salah satu dari 5 orang terkaya di Korea. Kim Mi-Young sih, ngejar sekolah disini walaupun jauh-jauh dari Jeju karena..

Yah,, kalian bisa lihat daftar keuntungan yang telah yeoja ini tulis di buku catatan

1. Biaya masuk gratis
2. Asrama gratis
3. Buku pelajaran gratis
4. Makan gratis
5. Prestasi meningkat, dikasih hadiah
6. Tempat sekolahnya mewah

Tapi tentunya hal itu gratis buat yang mendapat beasiswa saja dan cara dapetnya sama sekali ngga gampang , test masuk ke sekolah ini sangat sulit apalagi untuk mendapatkan beasiswa sepert Kim Mi-Young . Bahkan sampai diadakan bermacam-macam tes selama 7 hari berturut-turut.

“Eh,,, kayaknya rame,,” Kim Mi-Young memperhatikan Jonghyun yang asyik main PSP, saat ini dia dan semua siswa baru sedang berkumpul di lapangan.

“ Nee.. rame, mungkin sebentar lagi direktur siswa bakal ngasi sambutan” Jonghyun masi sibuk sama pspnya.

“Hah? Maksud gw ini!” Kim Mi-Young tanpa ba bi bu langsung merebutnya “ Wah, aku pinjem ya!!! Eh ini kan game-game yang lagi populer, wah seru nih!”

“ Hei,,, kamu... ah, karna kamu yeppo, boleh.... EH,,,EH TAPI MENCETNYA JANGAN KERAS-KERAS,, iya mianhae!!!” namja itu menciut begitu melihat tatapan tajam Kim Mi-Young “ Tapi betul nih kamu gak tertarik, tadi diumumkan loh kalau leader SHINing Star...”

“Aisshh....Sudah diam!”

Sementara Kim Mi-Young telah masuk ke dalam dunia game, sesosok namja tinggi berkaca mata frameless naik ke atas stage. Namja itu sangat tampan, wajahnya mungil dengan mata bulat, namja itu tinggi dan kurus seperti atlet bola basket atau model. Dia menggunakan jas kelas Spesial berwarna hitam, tapi yang membedakannya dengan siswa lain dia mengenakan bet besar berlambang burung elang di lengan baju kanannya, lambang leader SHINing Star atau disebut juga SHINee. Ya,, di Sekolah ini setiap tingkatan kelas terbagi menjadi dua kelas, yaitu :

+ Special class=> berjas hitam, kemeja putih, rok/celana hitam dan pada dasinya tertera huruf S

+ Regular Class=> berjas merah, kemeja putih, rok/celana merah dan pada dasinya tertera huruf R

*penjelasan perbedaan 2 kelas ini ntar yah ^^*

Namja itu tak henti-henti tersenyum sepanjang jalan menuju stage. Tapi senyumnya terhenti ketika melihat seorang Yeoja, satu-satunya siswa baru yang tak memperhatikannya, malah asyik main game. Yeoja itu ditepuk teman sebelahnya, seorang namja menyebalkan yang sangat ia kenal dan akhirnya cewek itupun menoleh padanya dan mata mereka saling bertatapan, eh dengan cueknya sekejap kemudian yeoja kecil itu lebih memilih melanjutkan gamenya!.

"Hm... anak itu, yang dikatakan Miss Victoria itu" pikir namja itu sambil menyipitkan matanya, dia anak yang bikin bingung dimasukkan ke kelas mana, dan .. sekarang, dia berani buat masalah sama aku!! DIA BERANI NYUEKIN AKU?Leader SHINee??

“Minho-sshi,, ekpresimu aneh,,,” bisik seorang yeoja anggun dan cantik disampingnya yang ikut mendampingi menuju podium. Yeoja itu tinggi semampai dan hanya berbeda 10 cm dari Choi Minho yang tingginya sekitar 181 an cm itu “Tenanglah,,,” tambahnya

“Huh,,,”Choi Minho berdecak pelan “nee..arasseo nicole”,, lalu mulai kembali seperti biasa, tersenyum dengan senyumnya yang penuh kharisma.

Sekarang Choi Minho telah di podium, dia bertekad akan meyampaikan sambutan dengan penuh pesona seperti biasa sehingga si “Yeoja Cuek-Yang Lebih Milih Main PS Daripada lihat Aku” itu pun akan memperhatikannya. Tapi ternyata salah, siswa2 lain boleh tertarik dan bertepuk tangan sekeras-kerasnya, tapi Kim Mi-Young yang telah mengembalikan PS3 ke Kim Jonghyun, malah menguap dan kelihatan tidak antusias “Kayaknya masih lama” pikir yeoja itu sambil melihat jam tangan mickey mousenya.

Oh,,, begitu ya, Yeoja cuek “pikir Choi Minho sambil mengulum senyum licik, ia telah menyelesaikan pidatonya dan langsung menuruni stage”Aku berjanji kau akan menyesal tidak memperhatikan aku, sang leader SHINee ini!”

`````=======`````

“HUATCIII...” Kim Mi-Young bersin lumayan keras, rasanya ada yang menyumpahiku, pikirnya agak merinding, saat ini dia masih di lapangan, menunggu pembagian kelas “Hei namja PS, sudah kubilang itu baterainya habis”

“Ini RUSAK TAU!!! Lagian namaku KIM JONGHYUN!” Aduuh,,, aku lemah kalau debat sama yeoja yeppp “ eh,, menurut kamu si Choi Minho gimana? Kayaknya kamu cuek aja waktu dia muncul”

“Choi Minho? siapa?”

“HAH!!!” Kim Jonghyun membelalakkan matanya “Choi Minho itu yang leader SHINing star tadi!, sebenarnya aku ga suka sama dia, seharusnya bukan dia yang menjadi leader, kalau saja si lembek itu...”

“SHINing star?? Apaan tuh? “

“Omoo???? Kamu gag tau??” Jonghyun terlihat sangat terkejut “ biar aku kasih tau ya! Shining Star atau yang disebut juga SHINee adalah 5 siswa paling terkenal di sekolah ini. Mereka tuh siswa-siswa multitalented yang memegang kekuasaan terbesar di sekolah ini selain kepala sekolah dan pemilik sekolah ini. Yang tadi itu, namja menyebalkan itu adalah Leadernya, Choi Minho” namja itu menambahkan, rasanya ada aura kebencian yang dalam ketika dia menyebutkan kata terakhir.

“Emang SHINing star ato SHINee punya kekuasaan apa?”

“Mereka itu umpamanya yang ikut berwenang dalam pengambilan keputusan di sekolah ini, dan pemegang semua fasilitas di sini, yah sebenernya banyak juga hal-hal lainnya"

“Suatu saat aku bakal jadi leader SHINing star,,” Kim Mi-Young berpikir, matanya terlihat tertarik “Jadi bagaimana cara menggantikannya?”

“Hah?? Kamu mau menjadi anggota SHINing star? Kekekekkeke..” Jonghyun tiba-tiba tertawa terpingkal-pingkal “Kau lucu sekali, ehh.. mianhae..jangan cemberut gitu..hmm.. menurut gosip, SHINing star itu jabatan yang berlaku selama seseorang sekolah disini, SHINing star sudah dipilih sejak anggotanya masih kelas satu dilihat dari tingkat prestasi dan kepopuleran mereka, eh para songsaengnim sudah ada, aisshh.. kamu mau kemana??”

“Ah,,, aku mau ke toilet”,

“Jjamkaman,, tunggu!” Jonghyun memanggilnya lagi tapi yeoja mungil itu malah melambaikan tangannya dan keburu menghilang masuk ke arah bagian dalam sekolah, memang toilet ke arah sana “Aisshh.. Jonghyun pabo! Kenapa aku tidak tanya siapa namanya? Empfhh” Jonghyun mendengus “dia ingin jadi SHINing star? Aku muak sama SHINing Star! Pokoknya aku bukan bagian dari kelompok bodoh yang menamakan diri mereka SHINee!”,

Author POV end

========^^v============

Kim Mi-Young POV

“Ah,,, aku mau ke toilet”, Aku berbalik dan buru-buru ke arah bagian dalam sekolah, tadi aku sudah melihat denah sekolah dan ingat dimana toilet berada lagipula lebih baik ke toilet dulu, lagian ngebagi siswa sebanyak itu pasti lama”, pikirku

“Jjamkaman,, tunggu!”

“Andwee.. mau apalagi sih ni namja?” aku pun hanya melambaikan tangan dan pergi ke toilet yang tak jauh dari lapangan tapi memang masuk ke dalam gedung sekolah, setelah selesai dan mau kembali ke lapangan aku mendadak terhenti oleh suara lembut yang terdengar samar-samar.

“Ini... suara piano..ah,,, rasanya indah,,,.” Aku tak ingat dengan apa-apa lagi, dan tanpa sadar aku menuju sumber suara itu berasal, aku terus berjalan dan berjalan, suara biola itu seakan membiusku...

Suara dentingan nan lembut yang mengandung magic

Seolah sinar sehangat belaian mentari pagi menyelimuti seluruh tubuh

Sehangath kehangatan seorang ibu

Siapa malaikat yang bisa menghasilkan suara seindah ini?

Aku merasa semakin dekat dengan suara piano itu, tapi ketika aku sudah merasa dekat, suara piano itu menghilang.

“Omoo,,, aku dimana ya???? Kok??? Lantai 4?” Aku tersadar, “ aissh..yah sudahlah,,,Eh..ada seseorang di dalam kelas,,, pemain piano tadi?”

Seorang namja berpostur tinggi yang membelakanginya sedang menutup penutup tuts piano, dari jas sekolahnya yang berwarna hitam Kim Mi-Young langsung tahu pasti pria itu siswa special class, setelah membereskan biolanya, namja itu berbalik dan..

Wajah itu...

Pipi bakpao itu..

Mata sipitnya dengan bola matanya yang hitam dan jernih...

Mungkinkah??

Aku memperhatikan ia mengambil sebuah lukisan atau foto yang sejak tadi ditempelkan pada dinding di hadapannya, Foto itu lalu diciumi olehnya,,,, ehh... foto itu kan??

“Aneh...” kataku spontan,, kalau kaliam melihat apa yang dilakukan namja chubby itu, pasti kalian juga akan setuju denganku kalau dia aneh.

Namja itu membeku,,, lalu dengan slow motion dia menengok ke arah ku yang tersenyum mencurigakan,,,

“Oh.. ada juga yang begitu...” tambahku sambil tersenyum jahil

“Nugu..siapa??Wae..Apa yang kau liat! Ngintip apa kamu!” namja itu keliatan sangat panik, ia berusaha menyembunyikan foto dibelakang tubuhnya dariku, tapi terlambat! Aku sudah tahu semuanya! Aku tahu rahasian namja itu! hahahahaha sunggu rahasia yang ingin membuatku tertawa.

“Kau cinta mati sama Mozart ya? Jangan kau pikir karna aku jurusan reguler jadi gak tau wajah Mozart” tambahku senang , lucu sekali melihat ekspresi kaget namja ini.

Pemuda itu terlihat kaget setengah mati, matanya terbelalak “Andwee...mana mungkin, kamu pati salah sangka!”

“I know your’s secret sunbae, semoga berhasil deh,,” pikirku cepat, sepertinya namja ini mau meledak “bye oppa!!!”.

“JJAMKAMAN...TUNGGU!!!!!! Damn! ” Namja ini ternyata langsung lari mengejar ku yang hendak menuruni tangga, memang aku pikir aga telat sih, mungkin sebelumnya ia sempat secepat kilat mengunci ruang kelas, mungkin takut barang-barangnya diambil.

“Cih,, ngikutin ya??” Aku yang merasa dirinya dikejar jadi ikut berlari menuruni tangga, lantai 3 berhasil aku laluinya dengan cepat, aku harus berlari sepanjang koridor kelas lantai 3 karena tangga yang menghubungkannya ada di ujung satunya. Pokoknya begitu aku sampai lapangan upacara, aku bisa berbaur dengan siswa lain dan gag akan berhasil ditangkapnya!.

“hei!! JANGAN LARI!!!” sial! ‘” si pipi bakpao itu masihh sama mengejarku, dia lebih cepat dari perkiraanku bahkan sekarang jarak antara aku dengannya semakin dekat “AWAS KAU YA!!!!!! KUTANGKAP KAUUUU!!!”

“IMPOSSIBLE!!!” ejek ku sambil menjulurkan lidahnya ke arah namja pipi bakpao itu, aku berlari semakin cepat.,, menuruni setiap nak tangga dan berlari..rasanya lama sekali! Perasaan tadi pas naik kesini cuman sebentar?

“Hey Jjamkamman...Jebal berhentilah!!”

Aku dan si pipi bakpao terus berkejar kejaran seperti tom and Jerry, ketika aku hampir saja berhasil dikejar eh lolos lagi, siswa-siswa yang kebanyakan berseragam hitam Cuma bisa menyingkir sambil menyelamatkan alat musik yang mereka bawa.

Tinggal turun satu lantai lagi tapi baru saja aku menuruni beberapa anak tangga tiba-tiba kepalaku terasa sangat pusing, badanku lemas, rasanya keseimbangan aku hilang...”Sial,, kenapa kambuh saat sekarang sih! Eh,,”

“Hey pabo!” Aku masih dapat merasakan tangan-tangan kuat yang menahan tubuhku yang hampir terhempas, tubuhku tidak terjatuh ke bawah karena ada tangan yang manarik tubuhku ke dalam pelukannya yang hangat, siapa yang memelukku dari belakang?? Si pipi bakpao itukah? dan aku masih dapat mendengar jelas dia mengumpat, kubuka mataku dengan susah payah, benar.. si pipi bakpao ini sedang memarahiku..

”LIHAT KAN! HARUSNYA KAMU LEBIH HATI-HATI! DENGAR tidak,,eh,,”

Dan akupun tidak ingat apa-apa lagi.

Kim Mi-Young POV end

===========^^v=========

Author POV

Waktu yang sama, di sebuah ruangan,tingkat 3 gedung bagian Special Class

“Choi Minho, ini aku... data yang kau cari sudah ada, mau lihat sekarang?” suara seorang yeoja dari balik pintu, Choi Minho yang sedang menyusun 100.000 keping puzzle terdiam sejenak, tinggal 1 potong puzzle lagi yang dibutuhkannya untuk menyelesaikan keseluruhan puzzle bergambar pegunungan Himalaya

“Bawakan kemari” perintah Choi Minho dengan nada lembut, dan seketika seorang yeoja yang tinggi semampai masuk, lalu menaruh flashdisk di meja dengan agak kasar. Choi Minho tidak peduli, ia langsung mengambil flashdisk itu dan menyambungkannya ke USB port laptop Apple nya

“Kenapa kamu penasaran sekali sama dia? Menurut ku dia Cuma yeoja biasa”

“Kemungkinannya memang baru 5 %, tapi tetap harus diselidiki, kalau kau tak mau membantu ku, tolong jangan ganggu aku ya” Kata Choi Minho sambil mengklik folder bernama Kim Mi-Young “I GET U”

“Huh! Terserah padamu!” yeoja itu dengan kesal berlalu dari ruangan Choi Minho

“ Kim Mi-Young,,, nama ayahnya tidak tercantum, hmm lahir di Seoul tapi lama di Jeju,,, biodatanya biasa aja, nah kalau hasil test uji masuknya...hmm...” Choi Minho mengklik file word yang bernama Kim Mi-Young..

Nama : Kim Mi-Young
Sekolah Asal : Bakdam Junior High School
Tempat/tanggal lahir : Seoul, 9 September 19xx
Anak ke- : 1 (tunggal)
Nama Orang tua : Ny. Kim Min Sun
Hasil tes ujian :

Kualifikasi Kelas

1. Special Class
Memiliki kemampuan menebak kartu, 9 dari 10 tebakannya benar, tapi pada tes lainnya biasa saja.
Hampir memainkan dengan sempurna lagu Symphony no.8 Mozart dengan biola tapi membuat kesalahan dasar di akhir lagunya
Skor total 80 %

2. Reguler Class
Hanya lemah di bagian soal yang menuntut pemahaman tingkat tinggi
Skor total 80 %

“Aish,, data ini masih belum cukup, tumben-tumbennya datanya tidak detail, pasti salah satu songsaengnim ada yang menutupi data ini, tapi kecurigaan ku naik menjadi 10%, kalau aku benar seharusnya anak itu masuk ke special class” Choi Minho terdiam sesaat sambil tersenyum“

“Bukannya kamu gak tertarik sama dia?”

“oh... rupanya kamu di sini yai, sejak kapan kau menyusup? Jika kamu tadi ngga berdengus mungkin aku gak akan sadar kamu sudah menyusup”

“Kau memang bisa melihat segalanya ya Hyung” seorang namja berambut coklat dan sangat imut keluar dari balik tirai, namja itu mengenakan seragam pria special class, dia tidak menunjukkan ekspresi apapun “hyung, bahkan aku yang salah satu dari sedikit anak berbakat yang ahli menyusup dan menyamarpun hampir selalu ketahuan olehmu, oh ya kau belum jawab pertanyaan ku, yeoja itu..”

“Nee... walau aku gag suka dia, tapi kalau dugaan ku benar, mungkin dia bisa berguna banget buat kita” jawab Choi Minho yakin “setelah tugasmu yang sekarang sukses, maka selanjutnya dia yang menjadi tugasmu, kamu harus menyusup dan menjadi teman terbaiknya”

“Roger”

“Wae...?Kamu gak mau tanya alasannya?”

“Why I must ask something which is impossible to me to receive u’re answer?”

“Good, kamu harus bener-bener hati-hati, sebab kalo dugaanku bener, dia tidak akan mungkin dapat ditipu dengan mudah”


TBC

CHINGU... mao curhaatt... sebenerya si awalnya yg part Jjong disini tu mw dimaenin *ceilaahh dimaenin* sama Key,, cuman setelah ditimbang, diraba dan diterawang, dan setelah bertapa 7 hari 7 malem, diubahh dahh. Jadi ja Key ku *mule ngaku2* belum muncul T,T.. pokoknya author sampe kemaren masi bingung, ini mw ditempatin sini ato ini mw ditempatin situ noh noh mereka ber3 a.k. Jjong, Key dan Minho, kalau Onew sama Taemin si udah jelas mw aku gimanain (?)

Pokoknya berikutnya ada Key! *itu pasti* kekekekkekey.. biasa peran paling keren muncul agak agak belakangan *gubraks

Gimana chingu? gaje? Mianhae *bow* harap maklum, suda lama ngga bikin ff =,=
Mian kalo ngga sesedih yg pertama *emang lg bukan part sedih* =,= , ato ngga serame part yg sebelumnya

Oy,, yg kemaren uda request Yesung sama Wookie,, ntar aku masukkinnya yaahh hohohoho =D

Comment ?? comment?? lanjut kaga nih?? ntar makin seru

NO BASH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar